'Mencari- MU"
Di selasar hati yang sepi aku berlari,
Mengejar angan dan pendarmu
Nafasku tersengal…terjerembab..
Bertekuk lutut pada kepongahan dunia
Lelahku mengucurkan keringat
Bagai embun di pagi-Mu yang senyap
Sayup gemamu mengalun diujung dengarku
Bagai hembusan angin dimalam-Mu yang lelap
Dimana…dimana wujud-Mu…
Mereka bilang engkau dekat, sedekat urat leher.
Namun ketika kuraba…
Tak kutemukan wujud-Mu, disana
Dan gamang pun merambati segenap inderaku.
Bias-Mu suram menembus jagat hati
Iblis tertawa, menabuh genderang kemenangan…
Tapi, aku masih berlari…
Makassar,11 November 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar